Langsung ke konten utama

Senam Lantai

Senam lantai merupakan salah satu cabang dari olahraga senam. Sesuai dengan namanya, senam ini dilakukan di atas lantai, kebanyakan gerakan dalam senam lantai membutuhkan matras sebagai alat bantu yang berfungsi untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan saat melakukan gerakan-gerakan yang hampir semuanya bersentuhan dengan lantai. Di dalam pertandingan resmi senam lantai dilakukan di atas lantai berukuran 12×12.

1. Roll Depan (Forward Roll) 

Rolling depan atau guling ke depan adalah berguling ke depan atas bagian belakang badan (tengkuk, punggung, pinggang dan panggul bagian belakang). 
Secara teknis roll depan dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan awalan berdiri dan jongkok. Langkah-langkah roll depan dengan awalan jongkok : langkah awal yang harus dilakukan adalah jongkok dengan kedua tangan dilebarkan sebahu dan telapak tangan diletakkan di atas matrasLuruskan kedua kaki lalu tekuk sedikit siku tangan
Gerakkan kepala ke arah dagu hingga menyentuk dada, bergulinglah ke depan, tekuk kedua lutut, tarik dagu dan lutut ke depan dada dengan posisi tangan merangkul lutut.Posisi akhir guling depan adalah jongkok kemudian berdiri tegak 
Langkah-langkah roll depan dengan awalan berdiri : Angkat kedua tangan ke depan dan bungkukkan badan, lalu letakkan telapak tangan di atas matras.Lipat kedua siku agak ke samping, lalu masukkan kepala di antara dua tangan.Sentuhkan bahu ke matras dan bergulinglah ke depan.tekuk kedua lutut, tarik dagu dan lutut ke dada dengan posisi tangan merangkul lutut 
Cara memberikan bantuan saat melakukan roll depan :  pegang belakang kepala dan menolak pada kedua lututdorong punggung saat akan dudukMembantu menekukkan kepala dan menempatkannya di lantai di antara kedua tangan. Kesalahan-kesalahan saat melakukan roll depan : Kedua tangan yang bertumpu tidak dapat (dibuka terlalu lebar atau terlalu sempit, terlalu jauh atau terlalu dekat) dengan ujung kaki.Tumpuan tangan kurang kuat, sehingga keseimbangan badan kurang sempurna dan akibatnya badan jauh kesamping.Bahu tidak diletakkkan diatas matras saat tangan dibengkokkan.Saat berguling ke depan tangan tidak ikut melolak.

2. Roll Belakang (Back Roll) 

Roll belakang adalah gaya gerakan senam yang dimana posisi badan berguling ke arah belakang badan melalui bagian belakang badan mulai dari panggul bagian belakang,pinggang, punggung, dan tengkuk. 
Langkah-langkah untuk melakukan gerakan roll belakang :   Posisi jongkok, kedua kaki rapat, dan tumit diangkatKepala menunduk dan dagu rapat ke dadaKedua tangan berada disamping telinga dan telapak tangan menghadap ke atasJatuhkan pantat ke belakang, badan tetap bulat
Pada saat punggung menyentuh matras, kedua lutut cepat ditarik ke belakang kepalaPada saat kedua ujung kaki menyentuh matras di belakang kepala, kedua telapak tangan menekan matras hingga tangan lurus dan kepala terangkat.Ambil sikap jongkok, dengan lurus ke depan sejajar bahu, lalu berdiri 
Cara memberikan bantuan dalam melakukan roll belakang : Menopang dan mendorong pinggang ke arah guling ke belakang dan membawanya ke arah gulingMembantu mengangkat panggul dan membawa ke arah guling Kesalahan-kesalahan saat melakukan roll belakang : Penempatan tangan terlalu jauh ke belakang, sehingga saat menolak tubu tangan tidak kuat. Keseimbangan tubuh kurang baik saat mengguling kebelakang, hal ini disebabkan karena sikap tubuh kurang bulatPosisi mengguling kurang sempurna. Hal ini disebabkan karena kepala menoleh ke samping.Keseimbangan tidak terjaga karena mendarat dengan lutut (seharusnya telapak kaki)

3. Meroda (Cart Wheel) 

Meroda adalah suatu gerakan ke samping, pada saat bertumpu atas kedua tangan dengan kaki terbuka lebar. Meroda dapat dilakukan dengan awalan ke kiri atau ke kanan, terserah bagaimana posisi yang enak. 
Gerakan meroda memerlukan koordinasi gerak yang baik 
Cara melakukan gerakan meroda : Langkah awal yang harus dilakukan adalah berdiri tegak dengan kedua tangan lurus di samping badan.Buka kaki selebar bahu sementara kedua tangan lurus ke atas membentuk huruf VJatuhkan badan ke arah kiri seraya meletakkan telapak tangan kiri ke atas matras.Angkat kaki kiri lurus ke atas.Kemudian, letakkan tangan kanan di samping tangan kiri. Angkat kaki kanan lurus ke atas sementara kaki kiri mulai turun kembali.Angkat tangan kiri disusul oleh kaki kiri.Kembali ke posisi awal berdiri tegak. 
Cara memberikan bantuan saat melakukan cart wheel : Satu orang teman memberikan pertolongan dengan cara berdiri di belakang orang yang melakukan gerakan meroda.Pada saat badan dan kedua kaki yang melakukan meroda terangkat ke atas, maka si teman segera memegang kedua sisi pinggulnyaDilanjutkan dengan melakukan gerakan meroda ke samping, dan teman yang membantu tetep memegang kedua sisi pinggulnya sampai kedua kaki menumpu di lantai.  
Kesalahan-kesalahan saat meroda : Lemparan kaki kurang kuatLemparan kaki bergerak ke arah depan, seharusnya ke atas.Penempatan tangan pertama di lantai terlalu dekat dengan kaki tolakansikap badan kurang melentingkedua siku dibengkokan

Komentar